Batam — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam melaksanakan operasi gabungan bersama Pangkalan TNI AU Hang Nadim pada Rabu, 18 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam rangka meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah Kota Batam, khususnya di area strategis seperti Bandara Internasional Hang Nadim dan fasilitas industri penunjangnya.
Operasi gabungan diawali dengan apel pelepasan yang dilaksanakan pada pagi hari di Pangkalan TNI AU Hang Nadim. Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam yang menyampaikan arahan terkait pentingnya pengawasan orang asing guna menjaga ketertiban, keamanan, serta memastikan seluruh kegiatan WNA sesuai dengan ketentuan keimigrasian yang berlaku.
Setelah apel, tim gabungan bergerak menuju Bandara Internasional Hang Nadim. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan pihak pengelola bandara dan melakukan pemeriksaan terhadap seorang WNA yang diketahui menjabat sebagai Direktur di PT. Bandara Internasional Batam. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan dokumen keimigrasian yang bersangkutan lengkap dan sah.
Tidak hanya di area terminal bandara, tim juga melanjutkan kegiatan ke kawasan proyek pengembangan Bandara Hang Nadim. Di area proyek tersebut, terdapat tiga perusahaan yang menjalankan aktivitas pengembangan infrastruktur bandara. Saat pemeriksaan, petugas menemukan tiga WNA yang sedang berada di lokasi proyek. Dari hasil pemeriksaan, dua orang di antaranya diduga melakukan pelanggaran keimigrasian dan petugas langsung melakukan tindakan berupa penerbitan Surat Tanda Penerimaan (STP) dokumen perjalanan.
Kegiatan operasi kemudian dilanjutkan ke Hanggar PT. Batam Aerotech yang berlokasi di kawasan industri sekitar Bandara Hang Nadim. Petugas kembali melakukan pemeriksaan terhadap WNA yang berkegiatan di perusahaan tersebut. Dari hasil pemeriksaan terhadap tiga WNA di PT. Batam Aerotech, tidak ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian. Seluruh dokumen keimigrasian mereka dinyatakan lengkap dan sesuai peraturan yang berlaku.
Seluruh rangkaian kegiatan operasi gabungan ini selesai di siang hari. Tim gabungan kemudian kembali ke Kantor Imigrasi Batam. Kepala Kantor Imigrasi Batam menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen Imigrasi Batam bersama TNI AU Hang Nadim untuk meningkatkan pengawasan dan pencegahan pelanggaran keimigrasian, sekaligus menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Batam, terutama di kawasan objek vital seperti Bandara Internasional Hang Nadim.