Batam (29/01/2024). Lima pegawai mewakili Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam hadiri Rapat Pimpinan Imigrasi di Jakarta. Rapat ini menghadirkan seluruh Kepala Divisi Imigrasi, Unit Pelaksana Tugas (UPT) Kantor Imigrasi dan Rumah Detensi Imigrasi dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM pada 33 provinsi di seluruh wilayah Indonesia.  


Bertemakan, “Transformasi Peran Digitalisasi Melalui Strategi Digitalisasi,” pada Hari Bhakti Imigrasi Ke-74 ini, Direktorat Jenderal Imigrasi juga mengikutsertakan seluruh Direktur Imigrasi, Atase imigrasi dan Poltek Imigrasi. Rapat ini telah dimulai pada hari Minggu (28/01/2024) kemarin dan dijadwalkan berakhir besok (30/01/2024).       

Yasona H. Laoly, Menteri Hukum dan HAM mengatakan, “Negara yang memanfaatkan kemajuan teknologi jadi kekuatan akan diperhitungkan. Tetapi mereka yang tidak siap dan sibuk sendiri dengan urusan domestik tidak akan mampu hadapi persaingan global.”


Saat ini telah terjadi persentase peningkatan mobiliitas irregular antar negara mengikuti peningkatan remitansi. Hal ini berkaitan erat dengan peristiwa ekonomi, perkembangan teknologi, dan konflik pada negara-negara yang berpendapatan menengah dan rendah. Pesatnya perkembangan teknologi informasi, komunikasi, dan transformasi digital menjadi faktor utama peningkatan perlintasan manusia.


Pada rapat besar tahun ini, Direktorat Jenderal Imigrasi mengumpulkan seluruh pimpinan Imigrasi dari Divisi Keimigrasian, UPT Kantor Imigrasi, Atase Imigrasi, Pimpinan  Akademis dari Poltek Imigrasi, beserta para Pejabat Struktural dan Analis Keimigrasian yang berwenang di bidang Kebijakan, Standar Operasional Prosedur, Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi dan Komukunikasi serta Sarana dan Prasarana Keimigrasian.


Selain dari Instansi Kemenkumham, RAPIM tahun 2024 ini juga menghadirkan narasumber dari POLRI, TNI, Menteri Keuangan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.