Batam (Kamis, 05/08/21) – Dalam rangka peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) serta sebagai bagian dari program pembinaan kepegawaian dan penataan manajemen SDM, Analis Keimigrasian Ahli Pertama pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mengikuti Pelatihan Jabatan Fungsional Analis Keimigrasian Ahli Pertama yang dilaksanakan dengan Metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Sejumlah Pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, dengan total 61 (enam puluh satu) pegawai, telah mengikuti pelatihan yang tersebar pada 6 (enam) angkatan dan berlangsung pada tahun 2020-2021. Satu angkatan saat ini masih dalam tahapan pelaksanaan dan 58 (lima puluh delapan) Analis Keimigrasian Ahli Pertama menuggu pelaksanaan Pelatihan selanjutnya.

Kegiatan Pelatihan Jabatan Fungsional Analis Keimigrasian Ahli Pertama dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 47 Tahun 2018 tentang Jabatan Fungsional Analis Keimigrasian, Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH-10.OT.01.01 Tahun 2020 tanggal 23 Desember 2020 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Pelatihan dan Penilaian Kompetensi dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Pelatihan yang diikuti oleh Analis Keimigrasian Ahli Pertama pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam memperoleh hasil yag memuaskan pada setiap angkatan. Pada angkatan XIX yang diikuti oleh 20 (dua puluh) pegawai Imigrasi Batam, Analis Keimigrasian Ahli Pertama, Piety Santa Sari Siahaan, berhasil memperoleh peringkat 1. Diikuti oleh Arga Nur Pratama dan Alifia Faizun Nahari.

Prestasi pegawai Imigrasi Batam juga terlihat pada diklat angkatan XXVIII. Analis Keimigrasian Ahli Pertama, Adhar Afandi, berhasil memperoleh peringkat 1 dan begitu juga dengan Rijalul Fikri pada peringkat kedua dan Arie Setiawan pada peringkat 4.

Pada dikklat yang diadakan pada tanggal 2-25 Juni 2021, pegawai Imigrasi Batam, Nurfan Bagus Prihantoro juga berhasil memperoleh prestasi membanggakan dengan berada di peringkat 1 dan Bakti Putra Dwivianto pada peringkat 4.