Batam - (Senin, 24/05/2021). Dalam rangka implementasi Corporate University (Corpu) berupa pembelajaran mandiri yang ditujukan untuk pengembangan kompetensi pegawai Imigrasi, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam melaksanakan studi banding kesisteman terkait lalu lintas penumpang dan alat angkut yang dikembangkan pada Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe B Batam.
Hadir pada kegiatan ini, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, I. Ismoyo; Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdilla; Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Keimigrasian, Wira Zulfika; Kepala Seksi Teknologi Informasi Keimgrasian, Gandha Lawrentcius Nadeak; Kepala Seksi Pemeriksaan III, Muchsin Miralza; serta staf Pengelola Data Keimigrasian, Staf Penyusun Laporan dan Hasil Evaluasi dan Analis Keimigrasian Ahli Pertama.
Acara dibuka oleh Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila Brata, mengucapkan selamat datang dan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam beserta jajarannya. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mengucapkan terima kasih atas sambutan dan kesempatan studi banding yang diberikan oleh Kantor KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam.
Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam beserta jajarannya mendapatkan materi terkait proses ekspor impor yang berlaku di wilayah Batam dan sistem yang digunakan dalam mendukung tugas dan fungsi petugas Bea dan Cukai Batam yang dipaparkan oleh Kepala Seksi Administrasi Manifes, Wahyu Setiaji, dan Kepala Subbagian Dukungan Teknis, Hery Rusdaman.
Terkait kesisteman, Kantor Bea dan Cukai Batam menggunakan sistem Customs-Excise Information System and Automation (CEISA) dalam mendukung pelaksanaan pelayanan dan pengawasan Kantor Bea dan Cukai Batam. Penggunaan sistem informasi dalam menunjang tugas dan fungsi petugas merupakan bentuk dukungan KPU Bea dan Cukai Batam terhadap terwujudnya Batam Logistic Ecosystem (BLE).
Selain itu, Kantor Bea dan Cukai Batam menggunakan aplikasi Passenger Risk Management (PRM) yang telah tersinkronisasi dengan Ditjen Pajak, Imigrasi, Dukcapil, PPATK, serta Maskapai Penerbangan. Aplikasi ini membantu Kantor KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam menjalankan fungsinya sebagai community protector dari peredaran narkoba, terorisme, money laundering, dan global crime lainnya.
Kegiatan studi banding menjadi salah satu cara untuk menambah wawasan pegawai Imigrasi Batam yang nantinya akan meningkatkan kompetensi pegawai di bidang kesisteman.