Batam - (Sabtu, 13/03). Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau merencanakan untuk membuka sektor pariwisata yang ada di Lagoi (Bintan Resort) dan Nongsa Point Marina bekerjasama dengan pemerintah Negara Singapura agar turis dapat segera masuk dengan protokol kesehatan yang ketat serta pengawasannya. Kedua kawasan ini sudah siap untuk menjalakannya dengan protokol kesehatan dan ketersediaan sarana dan prasarana pendukungnya. Menurut Gubernur Kepri hal ini menjadi langkah awal yang baik dalam upaya mengembalikan Kepri sebagai daerah tujuan wisata. Sehingga perekonomian Kepri terus meningkat dan kembali mencapai pertumbuhan yang tinggi, di mana kasus penyebaran Covid-19 bisa terus ditekan.
Demikianlah salah satu agenda dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau di Aula Gedung Graha Kepri-Batam yang dihadiri oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepulauan Riau, Friece Sumolang beserta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, I. Ismoyo. Rapat forum kordinasi ini dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad dan turut hadir Wakil Gubernur Hj. Marlin Agustina dan Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, Sekdaprov Kepri H. TS. Arif Fadillah, Kapolda Kepri Irjend Pol Aris Budiman, Kajati Kepri Hari Setiyono, Danlantamal IV Laksamana Pertama Indarto Budiarto, Kepala Staf Kogabwilhan I Syafrudin, Kepala OPD Provinsi Kepri, Sekdako Batgam Jefridin, serta pihak-pihak swasta terkait yang juga hadir pada rapat forum.
Adapun yang menjadi agenda pembahasan penting lainnya pada forum ini yaitu, penangganan dari Virus Covid-19 pada tempat-tempat yang dianggap berpotensi terhadap naiknya jumlah kasus Covid-19. Gubernur memastikan bahwa dalam upaya menumbuhkan kembali sektor pariwisata, pelaku pariwisata dan masyarakat di kawasan tersebut akan divaksin. Di Lagoi ada 4 (empat) hotel yang sudah menyiapkan perangkat Swab PCR, ditambah dengan penggunaan GNose bagi mereka yang ingin berkunjung ke Kepri yang terbukti efektif mendeteksi Virus Corona. Menurut Gubernur, pihaknya juga terus berkomunikasi dengan Singapura. Termasuk mendapat dukungan dari pemerintah pusat, yang juga melakukan perbincangan secara government to government. Diperkirakan, mulai akhir bulan depan dua kawasan ini siap menerima wisatawan mancanegara.
Selanjutnya rencana vaksinasi yang akan dilakukan dengan memprioritaskan pihak-pihak yang bertugas di garda terdepan pelayanan masyarakat. Dalam hal ini, Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepulauan Riau, Friece Sumolang memberikan masukan pada forum agar juga memprioritaskan petugas-petugas Imigrasi yang bertugas langsung pada Tempat Pemeriksaan Imigrasi untuk divaksin demi melancarkan kegiatan pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi.