Batam - (Kamis, 04/03). Dalam rangka membahas tren terkini dalam bidang shipyard di Batam, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menghadiri acara Coffee Morning yang diadakan oleh BP Batam di Ruang Persentasi, Gedung Marketing Center BP Batam.
Kegiatan ini berlangsung dengan difasilitasi oleh Karo Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, serta dihadiri Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kepala Bidang Pelayanan dan Fasilitas Pabean dan Cukai I KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Batam, Kepala Rumah Sakit BP Batam, serta beberapa anggota Batam Shipyard and Offshore Association (BSOA). Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah tren terkini dalam bidang Marine & Shipyard dalam rangka menggiatkan iklim investasi di Batam.
Acara dimulai dengan sambutan Karo Humas, Promosi dan Protokol BP Batam. Selanjutnya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, I. Ismoyo, memberikan paparan terkait Kebijakan Keimigrasian dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Terkait WNA. Adapun kebijakan terkait WNA dalam masa adaptasi kebiasaan baru dijelaskan dalam UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, PP Nomor 34 Tahun 2021 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA), PP Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, PP Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Kebijakan keimigrasian yang terbaru adalah pemberian visa kunjungan untuk prainvestasi dan visa tinggal terbatas untuk rumah kedua.
Dalam kegiatan ini, Kepala Kantor Imigrasi Batam juga berkesempatan untuk berdiskusi dan melakukan tanya jawab secara langsung dengan seluruh peserta yang hadir pada acara tersebut, di antaranya perwakilan dari instansi terkait lain di wilayah Batam serta para anggota BSOA. Terakhir, kegiatan ini ditutup oleh Kepala Rumah Sakit BP Batam. Pada kesempatan ini, beliau menuturkan bahwa dalam dua tahun ke depan RS BP Batam akan menjadi rumah sakit berskala internasional guna mendukung Batam menjadi Kawasan Ekonomi Kesehatan.