Batam - (Rabu, 27/01). Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mendapat kunjungan kerja dan silturahmi dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Batam. Kunjungan disambut oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, I. Ismoyo dan Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kepri, Friece Sumolang, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, Budiman Hadiwasito, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Qriz Pratama dan Kepala Bidang Intelejen dan Penindakan Keimigrasian, Bidpray Situmorang.

Kunjungan dari Kesbangpol

Pada kunjungan ini Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Riama Manurung dan Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat, Alwas Hadi, menyampaikan pemaparan mengenai sinergitas antar instansi terkait Potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan dan Tantangan (AGHT) Keimigrasian di Kota Batam. Dua hal yang menjadi perhatian pada kunjungan ini, yaitu pengawasan terhadap orang asing dan pengawasan terhadap warga negara Indonesia. Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian memaparkan tentang potensi pelanggaran hukum oleh orang asing. Rencana giat OPSGAB TIMPORA (Operasi Gabungan Tim Pengawasan Orang Asing) tahun 2021 menjadi salah satu bentuk kewaspadaan instansi terkait. Selanjutnya, Wakil ketua FKDM, Romo Paschal, menyampaikan adanya potensi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam pembuatan paspor.

Kunjungan dari Kesbangpol

Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menyampaikan pentingnya pengawasan dini terkait potensi permasalahan keimigrasian di Kota Batam. Adanya kesatuan data yang dapat menghindari persoalan data palsu, menjadi kunci penting dalam pengawasan terhadap WNI yang mengajukan permohonan pembuatan paspor. Selain itu, kegiatan pelatihan / pembekalan / diskusi lebih lanjut terkait pengawasan orang asing di Kota Batam juga perlu diadakan.

Kunjungan dari Kesbangpol Kunjungan dari Kesbangpol