Batam - Rabu(02/12). Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, I. Ismoyo melakukan kunjungan media ke Radio Batam FM, dalam kunjungannya I. Ismoyo didampingi Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Qriz Pratama, Kabid Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Wahyu Wibisono, Kabid Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Bidpray Situmorang, dan Kepala Seksi Informasi Komunikasi Keimigrasian Sofia W Dewi dan diterima langsung oleh Pimpinan Radio Batam FM Sri Suyanti sebagai Station Manager.
Dalam agendanya Imigrasi Batam melakukan perkenalan jajaran Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, penyebaran informasi keimigrasian, dan liputan kegiatan media di Radio Batam FM. Acara ini dibuka oleh Sri Suyanti dengan menyampaikan bahwa saat ini Radio Batam FM sudah beralih ke media internet dan media sosial, serta sudah ada aplikasi yang dapat didownload di Playstore. Semenjak Covid-19 sudah banyak iklan masuk dari Instansi pemerintah dengan menghadirkan narasumber-narasumber yang dapat mengklarifikasi permasalahan yang timbul dimasyarakat. Selanjutnya Sri Suyanti berharap untuk dapat bekerjasama lagi dengan Imigrasi Batam.

I. Ismoyo menyampaikan menurunnya permohonan paspor dimasa pandemi sehingga diperlukan penyebarluasan informasi ke publik perihal adanya program permohonan paspor kolektif / eazy paspor. Kelebihan paspor kolektif ini yaitu memecah konsentrasi permohonan paspor di Imigrasi Batam. “Kami mohon bantu penyebarluasan tentang pelayanan imigrasi terutama mengenai paspor elektronik, Imigrasi Batam salah satu UPT yang menerbitkan e-paspor”. Imbuh Ismoyo. Selanjutnya beliau juga menyampaikan bahwa dimasa pandemi ini orang asing belum memiliki public trust untuk datang ke Indonesia meskipun kesepakatan Travel Corridor Arrangement (TCA) sudah diberlakukan sejak 26 Oktober 2020.
Selanjutnya Bidray Situmorang menjelaskan pelanggaran keimigrasian dimasa pandemi didominasi oleh negara Singapura dan Malaysia, ia menyampaikan penanganan WNA Bangladesh, perusahaan, penyalahgunaan tenaga kerja asing masih berkoordinasi dengan Disnaker. Saat ini Imigrasi Batam melakukan operasi gabungan dengan Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) ke perusahaan yang dicurigai banyak memperkerjakan Tenaga Kerja Asing.
Pertemuan dilanjutkan dengan talk show di Radio Batam FM dan ditutup dengan ucapan terima kasih dari semua pihak dengan harapan dapat bekerjasama lagi dalam hal penyebar luasan informasi. Kegiatan ini juga sebagai sarana untuk membangun dan mempererat hubungan baik antara Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam dan Radio Batam FM.
