BATAM – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam sukses menggelar Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tingkat Kota Batam Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Aston Pelita, Batam, pada Kamis (21/05). Forum strategis lintas sektoral ini diadakan sebagai langkah konkret dalam memperkuat pengawasan wilayah perbatasan dan mengantisipasi berbagai potensi ancaman keamanan global.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari Aparat Penegak Hukum (APH), instansi pemerintah daerah, hingga jajaran stakeholder terkait di wilayah Kota Batam. Fokus utama dalam pertemuan berkala kali ini adalah memperkokoh kolaborasi, mempertajam deteksi dini, serta memaksimalkan pertukaran informasi demi mencegah potensi Transnational Organized Crime (TOC) atau kejahatan terorganisir lintas negara.
Mengingat posisi geografis Kota Batam yang sangat strategis sebagai kawasan perdagangan free trade zone, pusat industri, dan jalur perlintasan internasional yang padat, tantangan pengawasan keimigrasian dinilai semakin kompleks. Oleh karena itu, sinergi aktif dan komitmen bersama antar instansi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan serta menegakkan kedaulatan negara.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam dalam sambutannya menegaskan bahwa langkah nyata ini berjalan selaras dengan perintah harian Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko. Seluruh jajaran imigrasi diinstruksikan untuk menegakkan hukum keimigrasian secara tegas, profesional, namun tetap berkeadilan melalui semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'.
Melalui pelaksanaan Rapat TIMPORA ini, diharapkan seluruh instansi yang tergabung dapat terus solid dalam melakukan pengawasan manifes maupun keberadaan warga negara asing yang tidak memberikan manfaat atau berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Together, we protect our nation!