Bagikan Halaman:

Layanan Izin Tinggal Keimigrasian di Era New Normal sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi No. IMI-GR.01.01-1102 Tahun 2020 tentang Layanan Izin Tinggal Keimigrasian dalam Tatanan Kenormalan baru. Ketentuan ini berlaku sejak 13 Juli 2020.

PEMEGANG IZIN TINGGAL KUNJUNGAN (ITK) & VISA KUNJUNGAN SAAT KEDATANGAN (VKSK)

Orang asing pemegang ITK/VKSK yang telah memperoleh ITKT dapat memperpanjang izin tinggalnya berdasarkan ITK/VKSK sebelumnya selama masa pandemi COVID-19 belum berakhir dan belum ada alat angkut untuk keluar wilayah Indonesia.

Perpanjangan wajib dilakukan dalam kurun waktu paling lama 30 hari sejak penetapan surat edaran yang berlaku.

PERPANJANGAN ITK, ITAS, DAN ITAP YANG MASIH BERLAKU

Orang asing pemegang ITK/ITAS/ITAP yang masih berlaku dan sedang berada di Indonesia dapat mengajukan permohonan perpanjangan Izin Tinggal pada Kantor Imigrasi

PEMEGANG ITAS DAN ITAP


Orang asing pemegang ITAS/ITAP yang telah memperoleh ITKT dapat memperpanjang izin tinggalnya berdasarkan ITAS/ITAP sebelumnya selama masa pandemi COVID-19 belum berakhir dan belum ada alat angkut untuk keluar wilayah Indonesia.


Orang asing pemegang ITAS/ITAP yang tidak dapat diperpanjang wajib meninggalkan wilayah Indonesia paling lama 30 hari sejak penetapan surat edaran yang berlaku.

PEMEGANG ITAS & ITAP YANG BERADA DI LUAR INDONESIA 

Orang asing pemegang ITAS/ITAP/IMK yang masa berlakunya telah berakhir dan sedang berada diluar negeri, yang telah memiliki surat persetujuan dari Kementerian/Lembaga Teknis dan dalam rangka penyatuan keluarga, agar kembali ke Indonesia untuk melakukan perpanjangan izin tinggal di Kantor Imigrasi paling lambat 60 hari sejak penetapan surat edaran yang berlaku